viewer

Kamis, 05 Juli 2012

aku bukan aku/kamu bukan aku


Seraut letih yang membayang langkah. Untuk tiap desau angin yang semilir memanja telinga, mengembus nafas. Terkisah tentang anak muda yang hilang arah, hilang arah, hilang arah. Tentang hati yang sudah lama berlari, terlampau lama melari. Masih teringat sebutir janji, yang ia bilang usang semu dan bosan, tapi tetap tersimpan.
Bukan perkara rindu yang dibesar-besarkan, atau temaram yang digelap-gelapkan. Tapi tentang menggantang harapan, tentang memilah benar di antara salah. Kata tak terucap, tapi kenapa hati terus dan terus menggapai?
Malam merangkak menuju puncaK. Memuji kasih yang terjalin antara bintang dan pudar. Tetapi rentan dan remuk.
Malam masih meniti jembatan bulan. Masih berharap akan pudarnya selaksa rindu, tetapi tetap berpegang pada seutas harap. Yang tipis. Tak terlihat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tolong tinggalin pesan sebelum keluar ya? !^-^!